"Keindahan dalam ber-Arsitektur akan digapai apabila segi kenyamanan serta manfaat, tidak hanya diperoleh bagi pengguna, melainkan juga bagi aspek sosial, lingkungan sekitar ( environment ), serta aspek-aspek global"
"Think globally, Act locally"
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Comments
Popular posts from this blog
Apa perbedaan Sustainable Architecture dengan Green Arsitektur ? Arsitektur hijau (green architecture), yaitu Arsitektur yang berwawasan lingkungan dan berlandaskan kepedulian tentang konservasi lingkungan global alami dengan penekanan pada efisiensi energi (energy-efficient), pola berkelanjutan (sustainable) dan pendekatan holistik (holistic approach). Sustainable architecture atau dalam bahasa Indonesianya adalah arsitektur berkelanjutan, adalah sebuah konsep terapan dalam bidang arsitektur untuk mendukung konsep berkelanjutan, yaitu konsep mempertahankan sumber daya alam agar bertahan lebih lama, yang dikaitkan dengan umur potensi vital sumber daya alam dan lingkungan ekologis manusia, seperti sistem iklim planet, sistem pertanian, industri, kehutanan, dan tentu saja arsitektur Jadi Sustainable Archt. adalah bagian / penjabaran dari Green Archt .
DRAIN CORE SYSTEM SEBAGAI ALTERNATIF MASALAH GENANGAN AIR PADA LAPANGAN SEPAKBOLA Penggunaan system peralatan seperti “drain core” , merupakan salah satu hal yang harus diperhatikan dalam merancang sebuah stadion sepakbola, khususnya terhadap permasalahan drainase air hujan. Agar lapangan tidak tergenang air. Sedangkan pada bagian luar lapangan sepak bola, harus memiliki saluran “collector drain” , yaitu saluran darinase yang menampung air hujan yang dialiri oleh drain core. Sehingga air hujan, dapat langsung dibuang pada saluran pembuangan. Hal ini bisa menjadikan lapangan sepakbola selalu dalam keadaan kondisi yang baik ( tidak becek / atau tergenang air ). "SEMOGA BERMANFAAT"
Comments
Post a Comment